Bentuk Komunikasi Guru dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Jasmani pada Siswa Disabilitas Tunarungu di SLB Kota Bandung

Bentuk Komunikasi Guru Siswa Tunarungu

Authors

  • Andika Putra
    andikaputra123454@gmail.com
    Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia
  • Eva Sri Gumilang Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia
  • Lukmannul Haqim Lubay Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia
  • Dian Budiana Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia
  • Gano Sumarno Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia

Downloads

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh gaya komunikasi yang dimiliki oleh guru terhadap pembelajaran siswa tunarungu di SLB kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik sampling yaitu teknik random sampling. Instrumen data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dan mengadaptasi dari jurnal terdahulu. Guru yang mengajar di SLB kota Bandung menggunakan teori akomodasi komunikasi, dimana guru dapat memodifikasi atau merancang suatu cara berkomunikasi dengan siswa penyandang disabilitas tunarungu dengan sebaik mungkin dan juga dapat dipahami oleh semua siswanya tersebut dan juga dapat berkomunikasi secara verbal dan nonverbal. Dimana peneliti melakukan penelitian melalui observasi SLB di kota Bandung yang dimana peneliti mengambil 5 SLB dari 10 SLB yang ada di kota Bandung yang bertujuan untuk memperoleh informasi atau data yang di inginkan. Bentuk komunikasi guru berupa komunikasi verbal, komunikasi nonverbal dan Bahasa isyarat. Dapat disimpulkan bahwa bentuk komunikasi guru terdiri dari dua bentuk cara berkomunikasi yaitu komunikasi verbal dan nonverbal.