Analisis Tingkat Competitive Anxiety Atlet Panahan Jawa Barat Kategori Individu dan Beregu

Atlet Panahan Competitive Anxiety Kategori Beregu Kategori Individu

Authors

  • Arumdani Puspanjali Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia
  • Komarudin Komarudin Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia
  • Mochamad Yamin Saputra Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia
  • Geraldi Novian
    geraldi.novian@upi.edu
    Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia
  • Siti Nursaba Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia

Downloads

Atlet sering kali mengalami competitive anxiety yang dapat memengaruhi performanya baik dalam kategori individu maupun beregu. Oleh karena itu, pada cabang olahraga panahan yang menuntut kestabilan emosi tinggi, pengukuran tingkat competitive anxiety sangat diperlukan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat competitive anxiety atlet panahan Jawa Barat kategori individu dan beregu. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan sampel 15 atlet panahan Jawa barat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner Competitive State Anxiety Inventory?2 Revition (CSAI-2R). Setelah data diperoleh, analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi SPSS Versi 29. Hasil penelitian menujukkan bahwa tingkat competitive anxiety atlit panahan kategori individu dan beregu memiliki perbedaan yang signifikan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata tingkat competitive anxiety atlet panahan kategori individu yang lebih tinggi dibandingkan dengan kategori beregu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan kategori bermain memengaruhi tingkat competitive anxiety pada atlet panahan Jawa Barat. Oleh karena itu penulis menyarankan kepada pelatih untuk lebih memerhatikan program latihan, jangan hanya perlu berfokus pada aspek teknik, tetapi juga harus mencakup latihan mental seperti teknik relaksasi, visualisasi, pengendalian pernapasan, serta peningkatan kepercayaan diri.