Integrasi Teknologi Multimedia Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Di Sekolah Dasar
Downloads
Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi berbagai bidang pendidikan, termasuk Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Integrasi teknologi multimedia dalam pembelajaran PJOK menjadi salah satu strategi inovatif untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik, memperjelas demonstrasi gerak, dan mendukung pembelajaran yang lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk implementasi teknologi multimedia, manfaat, serta tantangan penerapannya dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode literature review melalui analisis dokumen dan tinjauan pustaka tentang pendidikan jasmani dan teknologi multimedia yang mendukung pembelajaran di era digital. Artikel diperoleh melalui database Google Scholar dengan rentang publikasi memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran, aplikasi kebugaran, Learning Management System (LMS), gamifikasi, Virtual Reality (VR), dan perangkat wearable mampu meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep gerak, partisipasi siswa, serta efektivitas evaluasi pembelajaran. Namun demikian, implementasi teknologi multimedia masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur, akses internet, kompetensi digital guru, dan biaya pengadaan perangkat teknologi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, pengembangan kompetensi guru, dan penyediaan sarana pendukung agar integrasi teknologi multimedia dapat diterapkan secara optimal dalam pembelajaran pendidikan jasmani.
Downloads
Aini, K., & Rahman, A. (2025). Eksplorasi tantangan dan peluang integrasi wearable teknologi dalam kurikulum pendidikan jasmani. Indonesian Journal of Physical 120 Activity, 5(1), 82–93. https://doi.org/10.59734/ijpa.v5i1.120
Akbar, A. K., & Mulyaningsih, E. (2025). Transformasi gaya hidup aktif di era digital: Analisis literatur pada pendidikan jasmani sekolah. Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan, 24(1), 142–156. https://doi.org/10.30863/ekspose.v24i1.10315
Fitri, N., & Handayani, T. (2024). Pengaruh media audio-visual terhadap pemahaman teknik dasar senam lantai siswa sekolah dasar. Jurnal Pembelajaran Olahraga, 10(2), 115–124.
Gunawan, R., & Saputra, M. (2023). Pemanfaatan gamifikasi dalam memotivasi aktivitas fisik anak usia dini dan sekolah dasar. Jurnal Sportif: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 9(1), 45–56.
Hariyanto, A. (2025). Hambatan guru PJOK dalam implementasi teknologi informasi pada pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 13(2), 201–212.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Transformasi digital pendidikan di Indonesia. Jakarta: Kemendikbudristek
Masykuri, N. M., Sa'adah, N. L., & Nurhadi, D. (2025). Literature review: Transformasi pembelajaran pendidikan jasmani melalui teknologi interaktif berbasis virtual coaching. TEPI: Jurnal Teknologi Pendidikan dan Industri, 1(2),21 35.https://ejournal.itmnganjuk.ac.id/index.php/tepi/article/view/21
Pradana, A. R. (2024). Strategi kreatif dalam pembelajaran pendidikan jasmani di era digital. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Mental Peserta Didik, 36–46. https://proceedings.unnes.ac.id/snpjkmpd/article/view/4180
Putra, I. M., Pilitan, R. B., Dani, R., & Kurniawan. (2026). Optimalisasi teknologi dalam pembelajaran pendidikan jasmani di era digital. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI), 7(1), 269–282. https://doi.org/10.52060/jipti.v7i1.4109
Runisah, D., Pardiman, P., Sina, I., Lailatulnajah, L., & Putri, K. (2026). Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 6(1), 85–94. https://doi.org/10.59818/jpi.v6i1.2573
Susanto, A., & Wijaya, B. (2024). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa FKIP UNSIKA. Judika,8(2),145–155 https://journalfkip.unsika.ac.id/index.php/judika/article/view/923
Syafruddin, M. A., & Anwar, N. I. A. (2024). Sinergi pendidikan jasmani dan teknologi multimedia di era digital. Judika (Jurnal Pendidikan Unsika), 12(1), 54–68. https://doi.org/10.35706/judika.v12i1.9238
Wibowo, S., & Utomo, P. (2025). Aplikasi teknologi Virtual Reality (VR) dalam simulasi taktik olahraga bagi siswa dasar. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 12(3), 310–322.
Agustina, R., & Setiawan, A. (2024). Pemanfaatan Aplikasi Berbasis Android dalam Monitoring Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Olahraga dan Pendidikan, 8(2), 112–123. https://doi.org/10.31258/jop.8.2.112-123
Fathurrahman, M., & Hidayat, T. (2025). Pengembangan Media Pembelajaran PJOK Berbasis Kodular untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas Atas Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran Kedigdayaan, 11(1), 45–58.
Ramadhan, F., & Pratama, K. (2024). Hambatan Guru Sekolah Dasar dalam Implementasi Pembelajaran PJOK Berbasis Blended Learning pasca Pandemi. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 20(1), 74–85. https://doi.org/10.21831/jpji.v20i1.54321
Lestari, P., & Nugroho, S. (2023). Efektivitas Video Pembelajaran Interaktif terhadap Penguasaan Pola Gerak Dasar Lokomotor Anak Usia Sekolah Dasar. Masyarakat Jurnal Pendidikan Jasmani, 7(3), 201–210. https://doi.org/10.29407/mjpj.v7i3.1945
Copyright (c) 2026 Chairuna, Irene Lestari Nababan, Romarta Laoli, Cinta Monalisa Purba, Indah Siringoringo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


