Hubungan Kondisi Sarana Dan Prasarana Dengan Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran PJOK di SMK PGRI 3 Malang
Downloads
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kondisi sarana dan prasarana dengan minat belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMK PGRI 3 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Variabel penelitian terdiri dari kondisi sarana dan prasarana sebagai variabel bebas (X) dan minat belajar siswa sebagai variabel terikat (Y). Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket atau kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji korelasi Spearman dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara kondisi sarana dan prasarana dengan minat belajar siswa dengan nilai correlation coefficient sebesar 0,972 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin baik kondisi sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah, maka semakin tinggi minat belajar siswa dalam pembelajaran PJOK. Dengan demikian, sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran PJOK di sekolah.
Downloads
Andi Alief Putra, M., Dwi Khory, F., & Ilmu Olahraga. (2021). Survei Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan di SMA/SMK Negeri Se-Kota Mojokerto.
Arikunto, S. (2018). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar, S. (2017). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bailey, R. (2018). Physical Education and Sport in Schools. London: Routledge.
Barnawi, & Arifin, M. (2016). Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Chen, A. (2017). Motivation in Physical Education. Journal of Physical Education.
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. California: Sage Publications.
Ghozali, I. (2020). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hidi, S., & Renninger, K. A. (2016). The Four-Phase Model of Interest Development. Educational Psychologist, 41(2), 111–127.
I. W. Budiastawan, & I. K. Sukarata Adnyana. (2023). Ketersediaan Sarana dan Prasarana Penunjang Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Tingkat SMA dan SMK. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 11(1), 84–88.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan. Jakarta: Kemdikbud.
Kirk, D. (2019). Physical Education Futures. London: Routledge.
Mile, S., Hadjarati, H., & Haryanto, A. I. (2022). Survei Sarana dan Prasarana Bola Voli di SMA/SMK Se-Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Jendela Olahraga, 7(1), 50–63.
Sanjaya, W. (2017). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Slameto. (2018). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Utami, R. (2021). Ketersediaan Sarana PJOK terhadap Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Olahraga.
Winarno, M. E. (2020). Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Malang: Universitas Negeri Malang.
Copyright (c) 2026 Mohammad Denny Prasetya Putra, Rama Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


