Manajemen Pembelajaran Bahasa Arab Pada Program Takhassus

Manajemen Pembelajaran, Bahasa Arab, Program Takhassus, Pondok Pesantren

Authors

  • Nadila Nurensa Putri
    nadilanurensaputri@gmail.com
    Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia, Indonesia
  • Yuniar Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia, Indonesia
  • Irmansyah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia, Indonesia

Downloads

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran Bahasa Arab pada Program Takhassus di Pondok Modern Walisongo Lampung Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran meliputi empat aspek utama, yaitu: (1) Perencanaan, dilakukan melalui penetapan tujuan, penyusunan kurikulum, metode, serta media pembelajaran; (2) Pengorganisasian, diwujudkan melalui struktur organisasi yang jelas, pembagian tugas, serta koordinasi antar pihak terkait; (3) Pelaksanaan, difokuskan pada pembelajaran aktif, interaktif, dan pembiasaan praktik berbahasa Arab baik di kelas maupun lingkungan pesantren; dan (4) Evaluasi, dilaksanakan secara menyeluruh terhadap santri, guru, dan musyrif melalui ujian tulis, lisan, praktik mengajar, serta pemantauan disiplin berbahasa. Temuan ini menegaskan bahwa Program Takhassus dikelola dengan manajemen yang terstruktur dan komprehensif, sehingga mampu membentuk kompetensi bahasa Arab, menumbuhkan kedisiplinan, dan memperkuat karakter santri.