Pentingnya Edukasi Tentang Kesadaran Mahasiswa Dalam Etika Di Kehidupan Kampus

Edukasi Kesadaran Mahasiswa Etika Kehidupan Kampus

Authors

  • Hiloan Chetrin Ginting
    ikhsanalfi3051@gmail.com
    Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia, Indonesia
  • Isabella Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia, Indonesia
  • Ica Syahrani Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia, Indonesia
  • Irfandi Crisnodel Manalu Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia, Indonesia
  • Henry Kevin Kasih Lombu Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia, Indonesia
  • Ignasia Br Ginting Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia, Indonesia

Downloads

Pencapaian suatu tujuan dari perbuatan akan menghasilkan kualitas etis suatu perbuatan. Etika dan akhlak memiliki pengertian yang kurang lebih sama, namun dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan yaitu akhlak atau moralitas untuk penilaian terhadap tindakan yang dilakukan, sedangkan etika adalah ilmu yang mempelajari tentang sistem nilai yang berlaku. Setiap masyarakat memiliki sistem nilai tersendiri, baik dari unit masyarakat terkecil yaitu keluarga, masyarakat dunia pendidikan/sekolah, maupun masyarakat luas yaitu masyarakat. Anggota masyarakat dituntut untuk dapat memahami dan menghayati sistem nilai yang berlaku. Begitu juga di lingkungan kampus, setiap civitas akademika diharapkan turut serta membangun sistem nilai di lingkungan kampus, baik dosen, karyawan maupun mahasiswa. Sebagai mahasiswa, etika tidak hanya menghormati guru, tetapi juga dalam etika akademik. Ada prinsip-prinsip dasar yang memandu kehidupan di kampus. Setiap perguruan tinggi memiliki kode etik yang tidak boleh dilanggar. Seseorang akan tercela sebagai civitas akademika jika dia melakukan hal ini. Permasalahan inilah yang melatarbelakangi penulis untuk membahasnya dalam pengabdian, Pertama, masih kurangnya pemahaman tentang kesadaran mahasiswa akan etika berbicara, membuat janji bertemu, berkirim pesan dan berperilaku dalam kehidupan kampus. Kedua, kurangnya sosialisasi kepada siswa dalam berperilaku sesuai dengan etika dan kesopanan.