Pengembangan Model Permainan Tradisional Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, Dan Kesehatan Pada Siswa Sekolah Dasar

Permainan Tradisional Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Ade Evriansyah Lubis
    lubisadee@gmail.com
    Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia, Indonesia
  • Agung Nugroho Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia, Indonesia
  • Jusuf Blegur Universitas Kristen Artha Wacana, Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Indonesia
  • Dicky Hendrawan Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia, Indonesia
  • Devi Catur Winata Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia, Indonesia
  • Muhammad Syaleh Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia, Indonesia
  • Ahmad Al Munawar Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia, Indonesia

Downloads

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum adanya produk pengembangan permainan tradisional suku Batak dari wilayah Sumatera Utara yang diadaptasi kedalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang diperuntukkan khusus bagi siswa Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan produk pengembangan yang dihasilkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, & Evaluation). Validasi dilakukan oleh 2 Ahli Materi PJOK dan 2 ahli Permainan Tradisional. subjek uji coba adalah siswa kelas V Sekolah Dasar dengan tahap uji coba skala kecil dan skala besar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner (angket). Analisis data pada pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif dilakukan untuk menganalisis data hasil dari validasi para ahli serta respon guru dan siswa. Sedangkan analisis kuantitatif dilakukan untuk mengetahui hasil uji coba model permainan tradisional serta tingkat kelayakan produk pengembangan. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat disimpulkan bahwa model permainan tradisional dinyatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran PJOK pada siswa SD.